Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Belajar Islam

Cara Menghitung Profit Saham Setelah Fee Sekuritas

●
Ustadz Akhmad Khaezul GhufronPonpes Ibnu Taimiyyah Sumpiuh

Cara Menghitung Profit Saham Setelah Fee Sekuritas

Close-up of Indonesian Rupiah banknotes with fine gold bars, symbolizing wealth and investment.

Edukasi Investasi

Cara Menghitung Profit Saham Setelah Fee Sekuritas

Al Ghufron·7 menit baca

Banyak investor pemula hanya menghitung selisih harga beli dan harga jual saham. Padahal, dalam transaksi saham terdapat biaya tambahan yang disebut fee sekuritas atau broker fee. Jika fee ini tidak dihitung, keuntungan yang terlihat bisa berbeda dengan keuntungan yang benar-benar diterima.

Apa Itu Fee Sekuritas?

Fee sekuritas adalah biaya transaksi yang dikenakan perusahaan sekuritas setiap kali investor membeli atau menjual saham. Besarannya berbeda-beda tergantung broker yang digunakan. Umumnya fee beli berada di kisaran 0,15%–0,25%, sedangkan fee jual sekitar 0,25%–0,35% dari nilai transaksi.

Karena itulah investor perlu memperhitungkan fee agar dapat mengetahui profit atau kerugian yang sebenarnya.

Rumus Dasar Profit Saham

Profit = Hasil Penjualan Bersih − Total Modal

Total Modal = Nilai Pembelian + Fee Beli

Hasil Penjualan Bersih = Nilai Penjualan − Fee Jual

Dalam pasar saham Indonesia, 1 lot saham terdiri dari 100 lembar saham.

Contoh Perhitungan Profit Saham

Harga beli: Rp1.300
Harga jual: Rp1.400
Jumlah: 24 lot
Fee beli: 0,15%
Fee jual: 0,25%

1

Hitung Total Pembelian

Jumlah lembar: 24 × 100 = 2.400 lembar
Nilai pembelian: Rp1.300 × 2.400 = Rp3.120.000
Fee beli: Rp3.120.000 × 0,15% = Rp4.680
Total modal: Rp3.120.000 + Rp4.680 = Rp3.124.680

2

Hitung Hasil Penjualan

Nilai penjualan: Rp1.400 × 2.400 = Rp3.360.000
Fee jual: Rp3.360.000 × 0,25% = Rp8.400
Hasil bersih: Rp3.360.000 − Rp8.400 = Rp3.351.600

3

Hitung Profit Bersih

Profit Bersih: Rp226.920 💰

Mengapa Fee Saham Penting?

Banyak investor pemula hanya melihat kenaikan harga saham. Padahal fee transaksi dapat mengurangi profit yang diterima, terutama bagi trader yang sering melakukan jual beli saham. Biaya transaksi biasanya meliputi komisi broker, levy bursa, dan pajak tertentu.

Semakin sering melakukan transaksi, semakin besar pula akumulasi biaya yang harus dibayar.

“Kesuksesan dalam investasi saham bukan hanya tentang memilih saham yang tepat, tetapi juga memahami biaya transaksi yang terlibat di dalamnya.”

— Wisdom Investor

Tips untuk Investor Pemula

  • Pilih sekuritas dengan fee yang kompetitif.

  • Jangan terlalu sering trading tanpa strategi.

  • Selalu hitung profit setelah fee.

  • Perhatikan risiko selain potensi keuntungan.

  • Gunakan kalkulator profit saham agar perhitungan lebih cepat dan akurat.

Hitung Profit Saham Anda Sekarang

Gunakan Kalkulator Profit Saham untuk menghitung total modal, hasil bersih penjualan, profit/rugi, persentase keuntungan, dan harga impas (BEP).

Buka Kalkulator Profit Saham →

Sumber Referensi

  • Bursa Efek Indonesia (BEI) – Saham
  • Maybank Sekuritas – Brokerage Fee
  • Brights – Biaya Transaksi Saham
  • Stockbit – Fee Transaksi Saham
  • HeyGoTrade – Rumus Hitung Keuntungan Saham

Share