Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Beratnya Puasa Mereka

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

Di awal pensyariatan puasa Ramadhan, kaum muslimin menghadapi beratnya puasa karena mereka hanya diperbolehkan makan dan minum dari Maghrib sampai shalat Isya.

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata ;

فكان النَّاس على عهد النَّبيِّ ﷺ إذا صَلَّوا العَتَمةَ حَرُم عليهم الطَّعامُ والشَّرابُ والنِّساءُ، وصاموا إلى القابلةِ

"Dahulu, kaum muslimin di masa Nabi ﷺ apabila sudah salat Isya, maka haram makan, minum, dan (menggauli) istri atas mereka dan mereka berpuasa sampai malam berikutnya".

Kemudian Allah turunkan surat Al-Baqarah ayat 187, mereka diperbolehkan makan dan minum sepanjang malam.

📚 Abu Dawud no. 2313.

Semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini.

𝓑𝓪𝓻𝓪𝓴𝓪𝓵𝓵𝓪𝓱𝓾 𝓕𝓲𝓴𝓾𝓶

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share