Yang Fana Sekedarnya Saja

بسم الله الرحمن الرحيم
Giat bekerja untuk dunia itu tak terlarang.
Karena hidup memang harus diperjuangkan meskipun untuk sekedarnya saja.
Tapi memforsir seluruh upaya untuk dunia semata , hingga akhirat terabaikan, itulah kekeliruan.
Dalam ungkapan penuh makna Utsman bin Affan rahimahullah berpesan ;
إِنَّ الدُّنْيَا تَفْنَى وَإِنَّ الْآخِرَةَ تَبْقَى، لَا تُبْطِرَنَّكُمُ الْفَانِيَةُ وَلَا تَشْغَلَنَّكُمْ عَنِ الْبَاقِيَةِ، فَآثِرُوا مَا يَبْقَى عَلَى مَا يَفْنَى
"Sungguh dunia ini fana, sementara akhirat kekal selamanya.
Janganlah yang fana ini membuat kalian menyombongka diri , jangan pula dunia ini menyibukkan kalian dari kekekalan yang abadi.
Utamakanlah akhirat yang kekal adanya dibandingkan dunia yang pasti sirna."
📗 Al Bidayah 10/391.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.