Ulama Mencuri Hati

Seorang pencuri masuk ke rumah Malik bin Dinar rahimahullah (ulama tabi'in w. th. 127 H).
Tapi ia tak mendapati harta benda yang ingin ia curi, kecuali si penghuni rumah (Malik bin Dinar) yang menyapa lembut dan menyalaminya, bahkan mengajaknya shalat di malam itu.
Ternyata dari peristiwa itu ia sadar kemudian bertaubat.
Malik bin Dinar berkata penuh bahagia ;
جاء يَسْرقنا فسرقناه
"Ia datang untuk mencuri di rumah kami, (tetapi) ternyata kamilah yang mencuri hatinya ".
📚 Tarikh al Islam – Adz Dzahabi 2/144.
Semoga Allah mudahkan kita dalam kebaikan.
𝐵𝒶𝓇𝒶𝓀𝒶𝓁𝓁𝒶𝒽𝓊 𝒻𝒾𝓀𝓊𝓂
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.