Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 β†’
Semilir Sumpiuh

Tak Tahu Diri

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

𝐝𝐒 π‡πšπ«π’ 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐅𝐒𝐭𝐫𝐒

Nikmat Allah yang sangat besar adalah hidayah dan taufik-Nya sehingga kita bisa menuntaskan puasa Ramadhan.

Tapi sayangnya sebagian orang membalas nikmat ini dengan kemaksiatan di bulan Syawal, entah berupa meninggalkan shalat, mengganggu orang lain dengan geber-geber motor di jalanan, ujub dengan pamer kemewahan dan lain-lain.

Perbuatan tersebut bukanlah wujud syukur tetapi sebaliknya dan merupakan sikap tak tahu diri.

Imam Ibnu Rajab rahimahullah bertutur ;

فأما Ω…Ω‚Ψ§Ψ¨Ω„Ψ© Ω†ΨΉΩ…Ψ© Ψ§Ω„ΨͺΩˆΩΩŠΩ‚ Ω„Ψ΅ΩŠΨ§Ω… Ψ΄Ω‡Ψ± Ψ±Ω…ΨΆΨ§Ω† Ψ¨Ψ§Ψ±ΨͺΩƒΨ§Ψ¨ Ψ§Ω„Ω…ΨΉΨ§Ψ΅ΩŠ Ψ¨ΨΉΨ―Ω‡ΨŒ ΩΩ‡Ωˆ Ω…Ω† فعل Ω…Ω† Ψ¨Ψ―Ω„ Ω†ΨΉΩ…Ψ© Ψ§Ω„Ω„Ω‡ كفراً

"Adapun membalas nikmat taufik bisa berpuasa Ramadhan dengan melakukan kemaksiatan setelahnya, itu merupakan perbuatan orang yang menukar nikmat Allah dengan kekufuran".

πŸ“š Lathaif al-Ma'arif – Ibnu Rajab.

Semoga Allah menyelamatkan kita dari seluruh bentuk kekufuran.

𝓑π“ͺ𝓻π“ͺ𝓴π“ͺ𝓡𝓡π“ͺ𝓱𝓾 𝓕𝓲𝓴𝓾𝓢

Semilir Sumpiuh β€” Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share