Syaima & Bekas Luka

Setelah usai perang Hawazin (tahun 8 H) pasukan kaum muslimin mendapati banyak tawanan, di antaranya seorang wanita bernama Syaima binti Harits.
Wanita ini mengaku sebagai saudari sepersusuan Nabi ﷺ.
Beliau baru ingat setelah Syaima menunjukkan buktinya, ia berkata ;
عضة عضضتنيها في ظهري وأنا متوركتك .
"Ada padaku bekas gigitan kamu di punggungku (sewaktu kecil) saat aku menggendongmu".
Ternyata Syaima adalah putri dari Halimah as Sa'diyyah ibu susuan Rasulullah ﷺ.
Saat diasuh Halimah, Muhammad ﷺ kecil biasa bermain dengan Syaima.
Bekas luka gigitan di punggungnya mengingatkan masa kecil beliau di dusun Bani Sa'ad.
Beliau pun sangat memuliakan Syaima hingga menghamparkan kain untuk ia duduk.
📚 Al Bidayah wa an Nihayah 7/110
Semoga Allah curahkan shalawat kepada Nabi ﷺ dan para sahabat.
𝐵𝒶𝓇𝒶𝓀𝒶𝓁𝓁𝒶𝒽𝓊 𝒻𝒾𝓀𝓊𝓂
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.