Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

SUJUD SYUKUR

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Sujud syukur disyariatkan berdasarkan hadits Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu riwayat Imam At Tirmidzi.

أنَّ النَّبِيِّ ﷺ كَانَ إِذَا جَاءَهُ أَمْرُ سُرُورٍ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شَاكِرًا لِلَّهِ

"Sesungguhnya jika Nabi ﷺ mendapatkan sesuatu atau berita yang menggembirakan beliau sujud sebagai bentuk syukur kepada Allah ".

Tentu kita tak terus menerus (berulang kali) sujud meskipun setiap saat kita mendapatkan nikmat Allah.

Para ulama menyebutkan bahwa sujud syukur dilakukan saat mendapat nikmat yang baru, bukan nikmat yang terus menerus ada.

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menuturkan ;

والنعمة المستمرة دائما مع الإنسان ، فسلامة السمع ، وسلامة البصر ، وسلامة النطق ، وسلامة الجسم ، كل هذا من النعم ، والتنفس من النعم وغير ذلك ، ولم ترد السنة بالسجود لمثل ذلك

"Nikmat yang terus menerus ada pada manusia , (seperti) selamatnya pendengaran, mata, bisa bicara, sehatnya badan. Semuanya itu nikmat, demikian juga mampu bernafas dan yang lainnya termasuk nikmat.

Ternyata tidak ada hadits (yang menunjukkan) sunahnya sujud atas nikmat tersebut ".

📚 As Syarhul Mumti' 4/105.

Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang terus bersyukur.

𝔅𝔞𝔯𝔞𝔨𝔞𝔩𝔩𝔞𝔥𝔲 𝔣𝔦𝔨𝔲𝔪

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share