Seribu Tahun

بسم الله الرحمن الرحيم
Ibnu Abi Mulaikah dan Ibnu Fairuz rahimahumallah (tabi'in) menemui Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma dan bertanya tentang ayat
يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ إِلَى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu".
(QS. As Sajdah 6)
dan ayat lainnya yang menyebutkan bahwa malaikat naik menuju (langit atau Allah) dalam sehari yang kadarnya sama dengan limapuluh ribu tahun (QS. Al Ma'arij 4).
Maka Ibnu Abbas menjawab,
أيام سماها الله لا أدري ما هي وأكره أن أقول في كتاب الله ما لا أعلم.
"Hari-hari yang Allah sebutkan (dalam Qur'an, seribu atau limapuluh ribu tahun), aku tidak tahu hakikatnya.
Aku tak suka bicara tentang kitab Allah sesuatu yang tak aku ketahui ".
📚 Tafsir Al Baghawi
Semoga Allah memahamkan kita terhadap ayat-ayat-Nya.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.