ʙᴀʜᴀɢɪᴀ ᴅᴇɴɢᴀɴ ᴀᴅᴀʙ

بسم الله الرحمن الرحيم
Para ulama jaman dahulu sangat perhatian terhadap adab, bahkan sebagian besar waktu yang mereka curahkan dalam menuntut ilmu mereka gunakan untuk belajar adab dari guru-guru mereka.
Yang demikian itu karena adab merupakan syarat pokok untuk meraih kebahagiaan dan keberuntungan.
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata ;
أدب المرء عنوانُ سعادته وفلاحه ، وقلة أدبه عنوان شقاوته وبَوَارِه ، فما استُجلِب خيرُ الدنيا والآخرة بمثل الأدب ،
ولا استُجلِب حرمانُهما بمثل قلة الأدب
"Adab seseorang adalah tanda kebahagian dan keberuntungannya, dan sedikitnya adab seseorang adalah tanda kesengsaraan dan kecelakaannya.
Tidak ada yang dapat mendatangkan kebaikan dunia dan akherat seperti adab yang baik, dan tidak ada yang menghalangi dari kebaikan dunia dan akhirat seperti adab yang buruk”
📚Madarijussalikin 2/397
Semoga Allah mudahkan kita untuk menjadi hamba-Nya yang beradab.
𝐵𝒶𝓇𝒶𝓀𝒶𝓁𝓁𝒶𝒽𝓊 𝒻𝒾𝓀𝓊𝓂
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.