Semaunya Bicara

بسم الله الرحمن الرحيم
Meskipun mereka (musyrikin jahiliyyah) meyakini adanya Allah sebagai pencipta, tetapi pemahaman mereka tentang kesempurnaan Allah dan sifat -sifatNya sangat minim.
Buktinya mereka semaunya bicara mencela Nabi ﷺ secara rahasia karena menganggap bahwa Allah hanya mengetahui ucapan yang terang-terangan saja.
Allah berfirman :
وَأَسِرُّوا قَوْلَكُمْ أَوِ اجْهَرُوا بِهِ ۖ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Dan rahasiakanlah perkataan kalian atau nyatakanlah.
Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
QS. Al Mulk 13.
Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata bahwa ayat tersebut turun berkenaan dengan orang-orang musyrikin yang selalu menyakiti (mencela) Nabi ﷺ.
Jibril pun mengabarkan perbuatan mereka kepada beliau ﷺ .
Maka mereka berkata,
أسروا قولكم كي لا يسمع رب محمد
"Rahasiakanlah ucapan kalian, agar tidak didengar oleh Tuhan Muhammad !"
Kemudian Allah menurunkan ayat tersebut.
📚 Tafsir Al Qurthubi.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.