Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Salah Menduga

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Awan tebal berarak di atas bumi Ahqaf. Disana kaum 'Ad yang durhaka mengira bahwa awan itu bertanda hujan akan turun menyirami tanaman mereka.

Ternyata mereka salah menduga. Awan itu datang sebagai permulaan adzab yang akan menghancurkan kesombongan kaum nabi Hud 'alaihis salam ini.

Allah berfirman ;

فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُّسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ قَالُوا۟ هَٰذَا عَارِضٌ مُّمْطِرُنَا ۚ بَلْ هُوَ مَا ٱسْتَعْجَلْتُم بِهِۦ ۖ رِيحٌ فِيهَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami". (Bukan!) bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih.
QS. Al Ahqaf 24.

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata;

فأول ما عرفوا أنه عذاب رأوا ما كان خارجا من ديارهم من الرجال والمواشي تطير بهم الريح ما بين السماء والأرض مثل الريش ، فدخلوا بيوتهم وأغلقوا أبوابهم ، فقلعت الريح الأبواب وصرعتهم

"Pertama kali mereka melihat adzab adalah orang-orang dan bintang ternak di luar rumah mereka terhempas angin laksana bulu.

Mereka pun masuk dan menutup pintu rumah mereka. Maka angin kencang itu menerbangkan pintu-pintu rumah dan membanting (membinasakan mereka)".

📚 Tafsir Ibnu Katsir surat Al Ahqaf.

Semoga Allah menyelamatkan kita dari adzab-Nya.

Barakallahu fikum.

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share