Ruh dan Jasad Merasakan

بسم الله الرحمن الرحيم
Apakah nikmat kubur dan adzabnya dirasakan oleh jasad ataukah sekedar ruhnya ?
Syaikhul Islam rahimahullah berkata ;
ومذهب سلف الأمة وأئمتها أن العذاب أو النعيم يحصل لروح الميت وبدنه، وأن الروح تبقى بعد مفارقة البدن منعمة أو معذبة، وأيضا تتصل بالبدن أحيانا فيحصل له معها النعيم أو العذاب
"Madzhab salaful ummah (para ulama salaf) dan para imamnya menyatakan bahwa adzab dan nikmat kubur terjadi menimpa ruh dan jasad orang yang meninggal.
Ruh tetap ada setelah berpisah dari badan, entah dalam keadaan mendapat nikmat atau teradzab.
Terkadang juga mengenai badan, merasakan nikmat atau adzab (dalam kubur) bersama ruhnya."
📚 Al Ikhtiyarat al Fiqhiyyah 94.
Semoga Allah menyelamatkan kita dari adzab kubur.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.