Rizki dan Ajal

بسم الله الرحمن الرحيم
Semangat bekerja, rajin menabung, menyiapkan masa depan adalah hal yang terpuji, jika tetap pada porsinya.
Tenggelam dalam berbagai kesibukan, jangan sampai membuat kita lupa terhadap kewajiban. Sibuk mencari Rizki sampai lupa hak Sang Pemberi rizki.
Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang senantiasa beriringan.
Berkata Imam Ibnu Qayyim rahimahullah ta'ala
“فرِّغ خاطرك للهم بِمَا أُمرت بِهِ، وَلَا تشغله بِمَا ضمن لَك، فَإِن الرزق وَالْأَجَل قرينان مضمونان، فَمَا دَامَ الْأَجَل بَاقِيا كَانَ الرزق آتِيَا،
Himpunlah perhatianmu terhadap apa yang Allah perintahkan. Jangan tersibukkan oleh sesuatu yang telah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang beriringan. Selama ajal masih ada, maka rizki masih akan datang. (Fawaid)
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.