Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

PENISTAAN

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Ketika Allah menurunkan surat Al Baqarah ayat 245 tentang seruan untuk berinfak, orang-orang Yahudi berkata kepada Nabi ﷺ:

يا محمد ، افتقر ربك . يسأل عباده القرض

"Hai Muhammad, Tuhanmu itu miskin, minta pinjaman (infak) kepada hamba-hamba-Nya."

Maka turunlah ayat ,

لَّقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

"Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: "Sesunguhnya Allah miskin dan kami kaya". Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang mem bakar".

(QS. Ali Imran 181)

📚 Tafsir Ibnu Katsir.

Parah, sampai sedemikian penistaan yang dilakukan orang Yahudi, hingga mengatakan Allah itu miskin.
Sangat mengherankan, memang Yahudi punya apa ?

Tapi yang lebih mengherankan lagi, ternyata ada orang mengaku muslim, tapi mendukung dan turut menggaungkan syiar agama Yahudi.

Semoga Allah memberikan petunjuk-Nya.

Barakallahu fikum

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share