Pandai Menghitung

بسم الله الرحمن الرحيم
Waduh…apes lagi, bulan lalu sendal ilang, kemarin motor rusak, sekarang jualan nggak laku.
Sebagian orang mungkin pernah berkeluh kesah seperti itu.
Menghitung derita, merasa banyak sekali musibah yang menimpa hingga nikmat yang tak terhingga mudah dilupa.
Maha benar Allah dengan firman-Nya :
إِنَّ الإنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ
Sesungguhnya manusia sangatlah kufur terhadap Tuhannya
QS. Al 'Adiyat 772.
Imam Hasan Al Basri rahimahullah mengatakan ;
هو الكفور الذي يعد المصائب, وينسى نعم ربه.
"(manusia) itu sangat kufur, ia selalu menghitung musibah dan melupakan nikmat Rabbnya."
📚 Tafsir Ibnu Katsir 4/773.
Semoga Allah menjauhkan kita dari kekufuran terhadap nikmat-Nya.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.