Orang Murtad Bertaubat

بسم الله الرحمن الرحيم
Diterimakah taubatnya ? Sedangkan Allah berfirman (QS. Ali Imran 90) ;
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بَعْدَ إِيمَٰنِهِمْ ثُمَّ ٱزْدَادُوا۟ كُفْرًا لَّن تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلضَّآلُّونَ
Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat.
Tentu diterima karena Allah maha pengampun.
Adapun ayat diatas ditafsirkan oleh para ulama diantaranya ;
√ Taubatnya tak diterima jika ia bertekad tetap menyembunyikan kekufuran dalam hatinya meskipun secara lahiriah ia menyatakan taubatnya.
Ini penafsiran Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma.
√ Tidak diterima taubatnya saat terjadi hasyrajah (datang kematian). Ini penafsiran Hasan Al Basri rahimahullah.
📚 Tafsir Ath Thabari dan lainnya.
Semoga Allah mengampuni dosa kita semua.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.