Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Mulia dengan Apa ?

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Andai kemuliaan itu diraih dengan kekuasaan dan limpahan harta, tentu Fir'aun dan Qarun tak akan tersiksa penuh hina.

Andai kehinaan itu karena miskin papa, tentu itu ada pada sahabat Bilal dan orang shalih lainnya.

Nyatanya terompah Bilal sudah terdengar di surga, ia mulia padahal miskin tak berpunya.

Lantas apa yang membuat seorang jadi mulia atau terhina ?

Ketaatanlah sebab diri menjadi berharga, sedangkan maksiat itulah sumber kehinaan dan petaka.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata ,

وكان من دعاء بعض السلف اللهم أعزنـي بطاعتك ولا تُذلَّنـي بمعصيتك

"Diantara do'a orang shalih zaman dahulu adalah ,

Allahumma a'izni bitho'atika, wa la tudzillani bi ma'shiyatika

"Ya Allah, jadikanlah aku mulia dengan ketaatan kepada-Mu, dan janganlah Engkau hinakan aku dengan maksiat kepada-Mu".

📖 Al Jawabul Kafi hal. 94

Semoga Allah memuliakan kita, para pemimpin dan kaum muslim.

Barakallahu fikum

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share