Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Mendo’akan Ampunan (4)

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Bolehkah mendo'akan ampunan untuk orang kafir?

Jika orang kafir tersebut telah meninggal dunia, maka ulama bersepakat tidak diperbolehkan, hal ini disebutkan oleh Imam An Nawawi rahimahullah.

Adapun jika orang kafir tersebut masih hidup, maka ulama berselisih. Sebagian ulama membolehkan (jika maksud do'a tersebut adalah agar Allah memberikan hidayah sehingga dosanya diampuni).

Imam Al Qurthubi rahimahullah mengatakan ;

وقد قال كثير من العلماء : لا بأس أن يدعوَ الرجل لأبويه الكافرين ويستغفر لهما ما داما حيَّيْن ، فأما من مات : فقد انقطع عنه الرجاء فلا يُدعى له .

"Banyak ulama berkata, "Boleh bagi seseorang mendo'akan ke dua orang tuanya yang kafir agar mendapatkan ampunan selagi keduanya masih hidup.

Adapun orang kafir yang telah meninggal, maka harapan telah terputus, sehingga ia tidak dido'akan dengan kebaikan '.

📚 Tafsir Al Qurthubi 8/274

Barakallahu fikum

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share