Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Mencela Orang Mati

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Al Bukhari rahimahullah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda ;

لَا تَسُبُّوا الْأَمْوَاتَ فَإِنَّهُمْ قَدْ أَفْضَوْا إِلَى مَا قَدَّمُوا

"Janganlah kalian mencela orang-oranh yang sudah meninggal, karena mereka telah sampai (mendapatkan) apa yang telah mereka perbuat".

Larangan mencela orang yang sudah meninggal bersifat umum, sampai pun seandainya si mayit itu orang fasik.

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menuturkan ;

يعني لا تعيبوهم ولا تذكروهم بسوء فإنهم افضوا إلى ما قدموا حتى لو كانوا فساقا في حال الحياة وماتوا على الفسق فإنك لا تعيبهم ولا تسبهم بفسقهم

"Maksudnya, janganlah kalian mencela mereka, dan janganlah menyebut-nyebut kejelekan mereka. Hal ini karena mereka telah menjumpai apa yang telah mereka perbuat, meskipun orang yang sudah meninggal tersebut adalah orang fasik semasa hidupnya dan mati di atas kefasikannya, engkau tidak boleh mencela dan menghina dengan sebab kefasikan mereka".

📚 Syarah Mukhtashar 'ala Bulughil Maram .

Semoga Allah menahan lisan kita dari segala ucapan yang buruk.

𝔅𝔞𝔯𝔞𝔨𝔞𝔩𝔩𝔞𝔥𝔲 𝔣𝔦𝔨𝔲𝔪

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share