Marhaban Ya Ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم
Kalimat itu kini mulai tampak dan terdengar.
Di halaman masjid hingga di jalan raya spanduk bertuliskan Marhaban Ya Ramadhan terpasang sebagai ungkapkan kegembiraan kaum muslimin akan datangnya bulan mulia ini.
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya tentang hukum ungkapan kegembiraan menyambut Ramadhan.
Beliau menjawab :
فإذا فرح به المسلمون واستبشروا به، وهنَّأ بعضهم بعضًا في ذلك، فلا حرج في ذلك، كما فعله السلف الصالح؛ لأنه شهر عظيم، مبارك، يُفرَح به؛.
"Jika kaum muslimin bergembira dan saling mengungkapkan suka cita satu sama lain dengan datangnya Ramadhan, hal tersebut tak mengapa (boleh saja) sebagaimana orang-orang shalih dahulu melakukannya.
Karena bulan Ramadhan bulan yang agung dan diberkahi (sepatutnya) disambut dengan gembira."
📚 Fatawa Nur 'alad Darbi.
Semoga Allah memberikan taufiq-Nya agar kita bisa maksimal ibadah di bulan Ramadhan.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.