Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Lelah Tak Seberapa

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Pola anak-anak yang sering bikin ulah mungkin memusingkan orang tua.

Membangunkan mereka untuk shalat, mondar-mandir mengantar ngaji dan sekolah memang melelahkan .

Tetapi lelah itu tak seberapa dibandingkan dengan hasil yang akan didapati orang tua kelak, saat ia telah tiada.

Bukankah Nabi ﷺ telah bersabda ?

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Apabila manusia meninggal dunia, maka amalnya terputus kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan orang tuanya.

HR. Muslim.

Apa kriteria anak shalih?
Berikut penjelasan Samahutus Syaikh Bin Baz rahimahullah :

فالولد الصالح هو المؤمن المتقي لله الذي يؤدي فرائض الله، ويحذر محارم الله

"Anak shalih itu beriman, bertakwa kepada Allah dengan menunaikan kewajiban dan menjauhi laranganNya."

(Fatawa Nur 'alad Darbi – Syaik Bin Baz)

Apa lagi yang bisa diharapkan orang tua di alam sana saat ia tak lagi bisa beramal ?

Maka ketika ketakwaan dan do'a anak-anaknya menjadi sebuah harapan, semoga lelah letih yang sesaat tak lagi dikeluhkan.

Semoga Allah menjaga para orang tua dan anak -anak kaum muslimin.

Barakallahu fikum.

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share