Langit pun Berduka

بسم الله الرحمن الرحيم
Allah berfirman tentang kesudahan Fir'aun dan tentaranya yang binasa ;
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمْ السَّمَاء وَالْأَرْض وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ
"Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka, dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu."
QS. Ad Dukhan 29.
Lantas kapan kiranya langit menangis dan berduka?
Seseorang bertanya kepada Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma ;
فَهَلْ تَبْكِي السَّمَاء وَالْأَرْض عَلَى أَحَد ؟
"Apakah langit dan bumi bisa menangisi seseorang?"
نَعَمْ إِنَّهُ لَيْسَ أَحَد مِنْ الْخَلَائِق إِلَّا وَلَهُ بَاب فِي السَّمَاء مِنْهُ يَنْزِل رِزْقه وَفِيهِ يَصْعَد عَمَله فَإِذَا مَاتَ الْمُؤْمِن فَأُغْلِقَ بَابه مِنْ السَّمَاء الَّذِي كَانَ يَصْعَد فِيهِ عَمَله وَيَنْزِل مِنْهُ رِزْقه فَفَقَدَهُ بَكَى عَلَيْهِ وَإِذَا فَقَدَهُ مُصَلَّاهُ مِنْ الْأَرْض الَّتِي كَانَ يُصَلِّي فِيهَا وَيَذْكُر اللَّه عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا بَكَتْ عَلَيْهِ
"Ya, tidak ada satu makhluk pun kecuali ia memiliki pintu di langit. Dari pintu tersebut rizkinya turun, ke pintu itu pula amalannya naik.
Jika seseorang mukmin meninggal, pintu amalan dan rizkinya di langit tertutup. Maka langit merasa kehilangan dan menangisinya.
Demikian juga tempat shalat yang biasa ia gunakan di dunia untuk shalat dan berdzikir kepada Allah akan merasa kehilangan dan menangisi kematiannya."
(Tafsir Ibnu Katsir surat Ad Dukhan 29)
Semoga kita termasuk hamba Allah yang langit dan bumi menangis saat kematian datang menghentikan amal kebaikan kita.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.