Kondangan* (6)

بسم الله الرحمن الرحيم
Kado untuk Pengantin
Bolehkah?
Tentu boleh memberi kado atau bingkisan saat kondangan.
Hanya saja di sebagian tempat kado undangan diberikan oleh para tamu dengan harapan kelak mereka mendapatkan balasan kado yang serupa.
Ulama menyebut ini dengan istilah hibatutssawab.
Syaikh Muhammad Mukhtar As Syinqithi mengatakan tentang hibatutssawab :
أن يعطي الهدية يريد أحسن منها أو مثلها
Seseorang memberikan hadiah dan ia inginkan (balasan) yang lebih baik atau yang semisal.
Kata beliau hukumnya boleh bagi selain nabi shalallahu 'alaihi wasallam.
Selanjutnya beliau menyebutkan jenis pemberian macam ini yang dikenal secara 'urf (kebiasaan masyarakat) ,
ومن أمثلته: ما يجري في الزواج، وهذا موجود من القديم أن الشخص يأتي في زواج قريبه ويعطيه هدية بهذه المناسبة، وجرى العرف أنه إن تزوج الواهب فإن الموهوب له يرد له .
"Diantara contohnya adalah sesuatu yang biasa berlaku dalam resepsi pernikahan. Ini sudah ada sejak dahulu. Yaitu seseorang datang ke resepsi kerabatnya dan memberikan hadiah di momen tersebut.
Kebiasaan yang berlaku, kelak si penerima hadiah akan membalasnya jika si pemberi menikah."
📗 Syarah Zadil Mustaqni'.
Wallahu a'lam.
Semoga Allah memudahkan kita dalam kebaikan.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.