Kondangan* (12)

بسم الله الرحمن الرحيم
Bolehkah menyelenggarakan walimah khitan?
Para ulama Lajnah Daimah berfatwa :
الفرح بالختان والسرور به مطلوب شرعا؛ لأن الختان من الأمور المشروعة وقد قال الله سبحانه : ( قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ ) والختان من فضل الله سبحانه ورحمته ، ولا حرج في صنع الطعام بهذه المناسبة شكرا لله على ذلك
"Ungkapan kegembiraan dan bahagia atas terlaksananya khitan merupakan hal yang diinginkan secara syariat, karena khitan termasuk perkara yang disyariatkan.
Allah berfirman, "Katakanlah, terhadap karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik dari pada apa yang mereka kumpulkan."
Khitan merupakan karunia dan rahmat Allah.
Tak mengapa membuat jamuan makan (walimah) terkait dengannya sebagai wujud syukur kepada Allah atas hal tersebut."
📗 Fatawa Lajnah Daimah 5/142.
Semoga anak-anak yang dikhitan menjadi generasi muslim yang shalih.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.