Keyakinan Tak Mencukupi

بسم الله الرحمن الرحيم
Sekedar meyakini bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi belumlah cukup tanpa memurnikan ibadah hanya untuk -Nya.
Allah berfirman menyebutkan keadaan kaum musyrikin ;
وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ
Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain)
QS. Yusuf 6.
Sebagian ulama ahli tafsir menjelaskan bahwa keimanan kaum musyrikin jahiliyyah hanya pada rububiyyah Allah saja.
Imam Al Baghawi rahimahullah berkata :
فكان من إيمانهم إذا سئلوا : من خلق السماوات والأرض ؟ قالوا : الله ، وإذا قيل لهم : من ينزل القطر ؟ قالوا : الله ، ثم مع ذلك يعبدون الأصنام ويشركون .
"Keimanan mereka itu (berupa keyakinan) saat mereka ditanya, "Siapa yang menciptakan langit dan bumi?" Mereka pun menjawab , "Allah".
Jika ditanya, "Siapa yang menurunkan hujan?" Jawab mereka, "Allah".
Sementara itu (dengan keyakinan tersebut) , mereka tetap menyembah berhala dan mempersekutukan Allah (dalam ibadah)".
📚 Tafsir Al Baghawi surat Yusuf.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.