Fiqih Tempo Dulu

بسم الله الرحمن الرحيم
ₘₑₙᵤⱼᵤ ₛₑᵣᵢbᵤ ₑdᵢₛᵢ
Zaman dahulu belajar fiqih tidaklah terbatas pada pengenalan hukum syariat dan tata cara ibadah.
Fiqih saat itu juga mendorong orang untuk berakhlak, zuhud dan mawas diri.
Imam Hasan Al Basri (tabi'in w. th. 110 H) berkata ;
إنما الفقيه المعرض عن الدنيا، الراغب في الآخرة، البصير بعيوب نفسه
"Sesungguhnya seorang yang faqih (faham agama) itu adalah berpaling dari dunia dan berharap terhadap akhirat serta pandai melihat kekurangan diri".
📚 Hasyiyah Ibnu 'Abidin.
Semoga Allah mudahkan kita untuk memahami agama Islam ini dengan benar dan mengamalkannya.
𝓑𝓪𝓻𝓪𝓴𝓪𝓵𝓵𝓪𝓱𝓾 𝓯𝓲𝓴𝓾𝓶
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.