Cemburu Karena Allah

Cemburu (ghairah) yang terpuji adalah ketika terlihat kemungkaran, maka seorang hamba membenci dan terus mengingkarinya.
Rasulullah ﷺ bersabda ;
إن الله يغار، وإن المؤمن يغار، وإن غَيْرَةَ اللهِ أن يأتي المؤمنُ ما حرم الله عليه
"Sesungguhnya Allah cemburu dan orang mukmin pun cemburu. Kecemburuan Allah adalah ketika seorang mukmin melakukan perbuatan yang dilarang Allah kepadanya". (Hadits Muttafaq 'alaih).
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata ;
إن أصل الدين الغَيْرة، ومن لا غيرة له لا دين له
"Sesungguhnya dasar agama ini adalah ghairah (cemburu). Seorang yang tak memiliki sifat cemburu, maka tidak ada agama baginya".
📚 Al Jawab al Kafi hal. 68.
Semoga Allah menjaga kita dari segala keburukan.
𝐵𝒶𝓇𝒶𝓀𝒶𝓁𝓁𝒶𝒽𝓊 𝒻𝒾𝓀𝓊𝓂
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.