Berkebun di Surga

بسم الله الرحمن الرحيم
Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata ,
أَنَّ ﷺ كَانَ يَوْمًا يُحَدِّثُ وَعِنْدَهُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ: أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ اسْتَأْذَنَ رَبَّهُ فِي الزَّرْعِ فَقَالَ لَهُ أَوَلَسْتَ فِيمَا شِئْتَ قَالَ بَلَى وَلَكِنِّي أُحِبُّ أَنْ أَزْرَعَ فَأَسْرَعَ وَبَذَرَ فَتَبَادَرَ الطَّرْفَ نَبَاتُهُ وَاسْتِوَاؤُهُ وَاسْتِحْصَادُهُ وَتَكْوِيرُهُ أَمْثَالَ الْجِبَالِ فَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى دُونَكَ يَا ابْنَ آدَمَ فَإِنَّهُ لَا يُشْبِعُكَ شَيْءٌ
“Pada suatu hari Rasulullah ﷺ sedang berbicara (dengan para sahabat), di sisi beliau ada seorang laki-laki dari ahli badiah (Arab dusun).
Beliau ﷺ bersabda, "Sesungguhnya ada seseorang penghuni surga yang meminta izin Rab-nya untuk berkebun, maka Allah berfirman, "Bukankah engkau sudah mendapatkan apa yang engkau inginkan?
Dia menjawab, "Ya, tetapi saya senang bercocok tanam."
Maka Allah mengizinkan. Ia pun segera menebar benih, dan dalam waktu sekejap mata, (benih itu) tumbuh, meranum, dan tiba waktu panennya. Dan hal itu pun (menumpuk) seperti gunung.
Kemudian Allah Ta’ala berfirman, "Wahai anak Adam, ambillah (semuanya), maka sesungguhnya hal itu tidak akan mengenyangkan sedikit pun."
(HR. Bukhari dalam Kitabul Harsi wal Muzaro’ah, no.2348 )
Imam Ibnu Hajar rahimahullah menuturkan ,
وفي هذا الحديث من الفوائد أن كل ما اشتهي في الجنة من أمور الدنيا ممكن فيها
"Dalam hadits ini terdapat faidah bahwa segala sesuatu yang diinginkan oleh penghuni surga berupa urusan dunia itu akan terwujud di sana."
📚 Fathul Bari – Ibnu Hajar.
Semoga Allah memasukkan kita ke dalam surga-Nya.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.