Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Berbagi atau Merugi ?

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Para petani kaum muslimin kadang mendapati buah tanamannya dimakan burung atau serangga.

Mungkin ini dianggap sebagai kerugian materi, akan tetapi jika disabari, bisa jadi ada kebaikan bagi petani, karena ternyata Nabi ﷺ pernah bersabda ;

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ

"Tidaklah seorang muslim menanam tanamannya, kemudian (hasil tamannya) dimakan burung, manusia atau binatang, kecuali hal itu merupakan sedekah baginya."

Imam Al Bukhari rahimahullah berkata dalam judul hadits yang beliau riwayatkan tersebut :

بَاب فَضْلِ الزَّرْعِ وَالْغَرْسِ إِذَا أُكِلَ مِنْهُ

"Bab Keutamaan Bertanam Jika Tanaman Dimakan (binatang)"

📚 Shahih Al Bukhari no. 2320

Semoga Allah memberkahi para petani kaum muslimin.

Barakallahu fikum

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share