Al Aqsha Tanpa Tetesan Darah

بسم الله الرحمن الرحيم
Tahun 15 H menjadi catatan penting dalam sejarah yang ditulis oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullah.
Umar bin Khatthab radhiyallahu 'anhu dengan izin Allah datang menaklukan wilayah Baitul Maqdis tanpa peperangan.
Uskup agung (Patrick) Sofronius pemegang otoritas Yarusalem yang terkesima dengan kewibawaan Umar, dengan kerelaan hati menyatakan ketundukannya dan menyerahkan kunci Baitul Maqdis ke tangan mulia Umar bin Khatthab radhiyallahu 'anhu.
Tanpa setetes darah pun yang tertumpah, tanpa jeritan kematian seorang pun Baitul Maqdis kembali ke pangkuan kaum muslimin dengan penuh kemuliaan.
Sepenggal kalimat penuh makna terucap dari lisan sang Khalifah ketika itu ;
إنكم كنتم أذل الناس وأحقر الناس وأقل الناس ، فأعزكم الله بالإسلام ، فمهما تطلبوا العز بغيره يذلكم الله
"Kalian dahulu adalah manusia yang paling rendah dan hina, paling sedikit jumlahnya.
Lalu Allah muliakan kalian dengan Islam. Kapan pun sekiranya kalian mencari kemuliaan dengan selain Islam, Allah akan menghinakan kalian."
📚 Al Bidayah wa an Nihayah
Semoga Allah memberikan taufiq-Nya kepada kaum muslimin seluruh dunia untuk kembali kepada kemurnian Islam dalam memperjuangkan kemenangan Al Aqsha.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.