Adzan Sendiri

๐๐ก๐๐ฅ๐๐ญ ๐๐๐ง๐๐ข๐ซ๐ข
Seorang yang berada sangat jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak bisa hadiri shalat jamaah, ia tetap disyariatkan untuk mengumandangkan adzan dan iqamah.
Apa yang terjadi saat ia shalat sendirian ?
Mari kita renungkan hadits berikut ini ;
Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ๏ทบ bersabda ;
ุฅุฐุง ูุงู ุงูุฑุฌูู ุจุฃุฑุถู ููููู ุ ูุญุงูุชู ุงูุตูุงุฉู ุ ูููุชูุถุฃู ุ ูุฅู ูู ูุฌุฏ ู ุงุกู ููููุชูู ููู ู ุ ูุฅู ุฃูุงู ุ ุตูููู ู ุนู ู ูููุงู ุ ู ุฅู ุฃุฐููู ู ุฃูุงู ุ ุตูููู ุฎูููู ู ู ุฌููุฏู ุงูููู ู ุง ูุง ููุฑู ุทุฑูุงู
"Jika seseorang berada di padang pasir (jauh dari pemukiman) kemudian datang waktu shalat, hendaklah ia berwudhu, jika tak mendapati air maka bertayamumlah.
Jika ia mengumandangkan iqamah maka dua malaikat yang (mengiringinya) ikut shalat bersamanya.
Jika ia mengumandangkan adzan dan iqamah maka ada tentara-tentara Allah yang terlihat kedua tepinya (karena sangat banyaknya) akan turut shalat di belakangnya".
๐ Shahih Targhib wa Tarhib 249.
Semoga Allah jadikan kita termasuk orang-orang yang menegakkan shalat.
๐๐ช๐ป๐ช๐ด๐ช๐ต๐ต๐ช๐ฑ๐พ ๐๐ฒ๐ด๐พ๐ถ
Semilir Sumpiuh โ Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.