Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Mempersaksikan Wasiat

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

Disyariatkan bagi orang yang mendapati tanda kematiannya untuk berwasiat dan mempersaksikan di hadapan dua orang.

Allah berfirman ;

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا شَهَادَةُ بَيۡنِكُمۡ اِذَا حَضَرَ اَحَدَكُمُ الۡمَوۡتُ حِيۡنَ الۡوَصِيَّةِ اثۡـنٰنِ ذَوَا عَدۡلٍ مِّنۡكُمۡ اَوۡ اٰخَرَانِ مِنۡ غَيۡـرِكُمۡ

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila salah seorang (di antara) kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, yang maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu, atau dua orang yang berlainan (agama) dengan kamu.

Asy-Syaikh As-Sa'di rahimahullah berkata :

"(Orang yang merasakan dekatnya kematian) hendaklah menulis wasiatnya dan mempersaksikan wasiatnya kepada dua orang yang adil yang terpercaya kesaksiannya".

📚 Tafsir As-Sa'di surat Al-Maidah ayat 106.

Semoga Allah mudahkan kita dalam kebaikan.

𝓑𝓪𝓻𝓪𝓴𝓪𝓵𝓵𝓪𝓱𝓾 𝓕𝓲𝓴𝓾𝓶

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share