Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Nabi yang Ummi

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

Ummi artinya tidak mampu membaca dan menulis. Inilah keadaan Rasulullah ﷺ sebelum diutus.

Allah berfirman dalam surat Al 'Ankabut 48 ;

وَمَا كُنۡتَ تَـتۡلُوۡا مِنۡ قَبۡلِهٖ مِنۡ كِتٰبٍ وَّلَا تَخُطُّهٗ بِيَمِيۡنِكَ اِذًا لَّارۡتَابَ الۡمُبۡطِلُوۡنَ‏

Dan engkau (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Alquran) dan engkau tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu; sekiranya (engkau pernah membaca dan menulis), niscaya ragu orang-orang yang mengingkarinya.

Apakah kemudian Nabi ﷺ belajar sehingga beliau bisa membaca dan menulis?

Para ulama berselisih tentang hal ini. Sebagian ulama seperti Asy Sya'bi, Al Baji dan lainnya mengatakan bahwa Nabi ﷺ telah bisa membaca dan menulis sebelum wafat.

Ibnu Katsir rahimahullah termasuk di antara sekian banyak ulama yang berpendapat bahwa Nabi ﷺ tetap ummi hingga wafat.

Beliau berkata ;

وهكذا كان ، صلوات الله وسلامه عليه إلى يوم القيامة ، لا يحسن الكتابة ولا يخط سطرا ولا حرفا بيده

"Demikianlah keadaan Rasulullah ﷺ (sebagai nabi yang ummi) sampai hari kiamat. Beliau tidak bisa menulis serangkaian kalimat atau huruf dengan tangan beliau".

📚 Tafsir Ibnu Katsir dan sumber lainnya.

Semoga Allah mudahkan kita dalam kebaikan.

𝓑𝓪𝓻𝓪𝓴𝓪𝓵𝓵𝓪𝓱𝓾 𝓯𝓲𝓴𝓾𝓶

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share