Sama-sama Butuh

بسم الله الرحمن الرحيم
Miskin dan kaya sudah ditetapkan dalam taqdir-Nya.
Bukan untuk saling menzalimi, tapi untuk saling membutuhkan.
Allah berfirman ;
أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَتَ رَبِّكَ ۚ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُم مَّعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِّيَتَّخِذَ بَعْضُهُم بَعْضًا سُخْرِيًّا ۗ وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
_Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan._
QS. Az Zukhruf 32.
Imam Al Baghawi mengatakan,
ليستخدم بعضهم بعضا فيسخر الأغنياء بأموالهم الأجراء الفقراء بالعمل ،
"(Dijadikannya berbeda) agar sebagian manusia memerlukan bantuan dari sebagian lainnya,
Maka orang-orang kaya dengan harta mereka akan (memberi upah) kepada orang-orang (miskin) yang dipekerjakan.
Dan (sebaliknya) orang-orang miskin akan memberikan jasa pekerjaan mereka kepada orang yang kaya".
📚 Tafsir Al Baghawi
Semoga Allah tetap memberikan taufiq-Nya untuk si kaya dan si miskin agar mereka saling mengasihi.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.