Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

WATAK-WATAK YAHUDI

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

2. Menyembunyikan ilmu dan merubah fakta

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu Dia berkata Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

Dikatakan kepada Bani Isra'il, Masuklah kalian ke dalam pintu gerbang (Baitul Maqdis) sambil bersujud dan katakanlah,
{ادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ نَغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ}
"Bebaskanlah kami dari dosa" (QS al-Baqarah ayat 58).

Namun mereka menggantinya dan masuk sambil mengesot di atas pantat mereka sambil berkata: "Buah gandum."

Mereka merubah perintah dan memplesetkan perintah خطة yang artinya hapuslah dosa kami menjadi حبة الشعر yang artinya biji gandum.

Di antara pengetahuan terbesar yang mereka disembunyikan para pendeta Yahudi dan mereka berusaha untuk menyembunyikan fakta adalah pengetahuan tentang kenabian Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Dari Ibnu Abbas. Dia berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam didatangi Rafi bin Haritsah, Salam bin Misykam dan Rafi bin Huraimah. Mereka mengatakan, Wahai Muhammad, bukankah engkau mengaku berada di atas agama Nabi Ibrahim dan engkau beriman dengan Taurat yang ada pada kami juga engkau mempersaksikan bahwa Taurat benar-benar dari Allah ta'ala.

Maka Nabi menjawab, "Benar, akan tetapi kalian telah membuat-buat hal baru. Kalian telah menentang janji yang telah diambil dari kalian kalian dalam Taurat. Kalian telah menyembunyikan apa yang harusnya kalian jelaskan kepada manusia. Dan aku berlepas diri dari perbuatan kalian."

Mereka mengatakan, "Kami mengambil apa yang ada di tangan kami. Kami berada di atas kebenaran dan petunjuk. Kami tidak beriman kepada engkau dan kami tidak akan mengikuti engkau."

Maka Allah turunkan ayat,

قُلْ يَٰٓأَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ لَسْتُمْ عَلَىٰ شَىْءٍ حَتَّىٰ تُقِيمُوا۟ ٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ ۗ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم مَّآ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ طُغْيَٰنًا وَكُفْرًا ۖ فَلَا تَأْسَ عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Al Ma'idah : 68)

Wahai Allah, tuangkanlah kesabaran kepada saudara-saudara kami di Palestina, kokohkan kaki-kaki mereka dan tolonglah mereka menghadapi orang-orang kafir..

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share