Mimbar Terakhir Rasulullah صلى الله عليه وسلم

بسم الله الرحمن الرحيم
Abu Bakar dan Abbas radhiyallahu 'anhuma melintasi sekelompok sahabat Anshar yang tengah menangis, mengingat majlis mereka bersama Nabi ﷺ yang kala itu mereka bersedih atas sakit keras yang menimpa beliau.
Kesedihan mereka sampai kepada Nabi ﷺ, dalam kondisi yang kian lemah beliau pun keluar menemui para sahabat.
Di atas mimbar hamba Allah termulia ini berpesan ;
أُوصِيكُمْ بالأنْصَارِ، فإنَّهُمْ كَرِشِي وعَيْبَتِي، وقدْ قَضَوُا الذي عليهم، وبَقِيَ الذي لهمْ، فَاقْبَلُوا مِن مُحْسِنِهِمْ، وتَجَاوَزُوا عن مُسِيئِهِمْ
"Aku wasiatkan kepada kalian (untuk bersikap baik) kepada kaum Anshar. Mereka adalah penjaga rahasiaku dan kepercayaanku.
Mereka telah menunaikan apa yang wajib atas mereka dan mereka masih berhak apa yang menjadi hak mereka.
Maka terimalah orang yang berbuat baik dari kalangan mereka dan maafkanlah orang-orang yang keliru dari mereka".
Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata :
ولَمْ يَصْعَدْهُ بَعْدَ ذلكَ اليَومِ
"Beliau tidak lagi menaiki mimbar tersebut setelah hari itu".
Beberapa hari kemudian beliau pun wafat (tepatnya hari Senin sesuai kesepakatan ulama, 12 Rabiul Awwal menurut pendapat kebanyakan ahli sejarah , tahun 11 H )
📚 HR. Al Bukhari no. 3799, Sirah Ibnu Hisyam.
Allahumma shalli wa sallim 'ala nabiyyina Muhammad ﷺ .
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.