Syafaat Itu Ada

بسم الله الرحمن الرحيم
Orang-orang kafir terazab di neraka kekal selamanya.
Syafaat yang mereka harapkan saat di dunia tak akan pernah ada untuk mereka.
Dzat yang ada di atas Arsy berfirman :
فَمَا تَنفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ
"Maka syafaat (pertolongan) orang-orang yang memberikan syafaat tak bermanfaat bagi mereka".
QS. Al Muddattsir 48.
Bagaimana dengan orang beriman (bertauhid) yang terjatuh dalam dosa besar ?
Tentu syafaat akan berlaku bagi mereka.
Imam Al Qurthubi rahimahullah dalam penafsiran ayat di atas mengatakan :
هذا دليل على صحة الشفاعة للمذنبين ; وذلك أن قوما من أهل التوحيد عذبوا بذنوبهم ، ثم شفع فيهم ، فرحمهم الله بتوحيدهم
"Ini sebagai dalil akan benarnya syafaat bagi para pelaku dosa.
Karena sekelompok kaum dari ahli tauhid bisa jadi diazab karena dosa mereka ( jika Allah tidak mengampuni -pent), kemudian Allah memberi syafaat untuk mereka, merahmati mereka karena tauhid yang ada pada mereka."
📚 Tafsir Al Qurthubi surat Al Muddattsir.
Para ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah menjelaskan bahwa para pelaku dosa besar dari kalangan kaum muslimin berada dibawah kehendak Allah.
Jika Allah berkehendak mereka akan diampuni. Jika tidak , maka Allah akan mengazabnya tanpa kekal di neraka.
(baca : Aqidah Wasithiyyah karya Syaikhul Islam)
Semoga Allah mengampuni dosa- dosa kita dan kaum muslimin.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.