Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Pondok Pesantren
Ibnu Taimiyyah Sumpiuh
Ilmu | Adab | Amal | Generasi Qur'ani
●Sumpiuh, Banyumas
Jawa Tengah
PSB 2027/2028 →
Semilir Sumpiuh

Ora Bali, Nang ..?

●
Ustadz Tamim SuhermanPengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم

(Dan Mata Si Mbok Pun Berlinang)

Kalau kasih anak diibaratkan senjang galah, maka kasih ibu sepanjang masa. Maka kerinduan seorang ibu yang lama tak bersua buah hatinya, tidaklah seperti rindu sang putra.

Kerinduan seorang anak, bahkan ada yang hampir tak mampu menggerakkan kakinya untuk pulang dari perantauannya, meski sang ibu sangat berharap kedatangannya. Merasa belum bisa meraih cita-cita, ia tega membiarkan ibunya berlama-lama tersiksa oleh kerinduannya. Ia memilih tidak bersilaturahmi, dengan alasan ekonomi.

Padahal Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَأَنْ ‏ ‏يُنْسَأَ ‏ ‏لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ ‏
Barang siapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan usianya, maka hendaknya ia menyambung silaturahim. HR Bukhari

" Dan rahimmu yang paling nomor satu, sebelum majikanmu, pelangganmu dan rekan kerjamu, bahkan sebelum segenap kerabatmu adalah ibumu. Andai kau tau, Nang…"

Barakallahu fikum

Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.

Share