Cukup Dua Gayung.

بسم الله الرحمن الرحيم
Ditanya tentang tata cara mandi junub, Syaikh Ibnu Baz menjawab dengan menyebutkan hadits Maimunah secara makna, yang menjelaskan lengkap tata caranya.
Kemudian beliau menyebutkan tata cara yang lebih sederhana :
إذا عم بدنه بالماء سواء بدأ برأسه أو برجليه أو ببطنه أو ظهره، لا فرق، متى عم بدنه بالماء أجزأه ذلك، لكن الأفضل أن يفعل كفعل النبي -عليه الصلاة والسلام-.
Jika ia meratakan air (dengan niat mandi junub) pada badannya, baik dimulai dari kepala, atau kaki, atau perut, atau punggung maka sama saja, itu sudah mencukupi. Meski yang lebih utama adalah seperti yang dilakukan Nabi shallallahu alaihi wasallam. (binbaz.org.sa)
Mencukupi berarti sah alias sudah suci, boleh sholat lagi. 2-3 gayung sudah jadi, tidak harus berbusa-busa, jebar-jebur kedengaran tetangga.
Barakallahu fikum
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.