Keluarga Bahagia

بسم الله الرحمن الرحيم
Kebahagiaan hakiki pada sebuah keluarga adalah ketika Allah himpunkan mereka semua dalam iman.
Allah berfirman menyebutkan do'a hamba-Nya yang shalih ;
قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ
_Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"._
QS. Al Ahqaf 15.
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu menyebutkan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Abu Bakar radhiallahu 'anhu.
Nikmat apa yang telah Allah karuniakan kepada Abu Bakar dan kedua orang tua beliau ?
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu menuturkan :
أسلم أبواه جميعا ولم يجتمع لأحد من المهاجرين أن أسلم أبواه غيره ،
"Kedua orang tua beliau masuk Islam semua. Tidak ada seorang sahabat pun dari kalangan Muhajirin yang kedua orang tuanya berislam semua selain Abu Bakar radhiallahu 'anhu."
📚 Tafsir Al Qurthubi surat Al Ahqaf.
Semoga Allah mengampuni dosa kita dan kedua orang tua kita dan menjadikan kita hamba-hamba yang bersyukur atas nikmat Islam.
Barakallahu fikum.
Semilir Sumpiuh — Ustadz Tamim Suherman, Pengajar Ponpes Ibnu Taimiyyah.