Lepas dari Dua Beban

Dituntunkan membaca doa ‘ghufranaka’ ketika keluar dari tempat buang hajat. Maknanya adalah permohonan ampunan dari segala dosa.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Ighatsatu Lahafan menyebutkan diantara hikmahnya adalah bahwa ;

Kotoran (yang merupakan ampas sisa proses pencernaan-red), jika tertahan didalam tubuh, ia akan menjadi beban dan bahkan mengganggu kesehatan.

Dan dosa-dosa, jika tertahan dalam hati, ia menjadi beban yang memberatkan dan mengganggu kesehatan hati.

Sehingga segala puji bagi Allah saat seorang hamba selesai membuang hajat ia terbebas dari kotoran yang membebani tubuhnya. Dan ia memohon pada Allah agar membebaskan hatinya dari kotoran dosa yang membebani hati.

Aisyah radhiyallahu anha berkata,

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إذَا خَرَجَ مِنَ الْخَلَاءِ قَالَ:غُفْرَانَكَ. رَوَاهُ الْخَمْسَةُ إلَّا النَّسَائِيَّ.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam apabila keluar dari tempat buang hajat, beliau membaca, ‘ghufranaka’

(HR Ahmad dan as-habussunan, kecuali Nasai)

Wallahu a’lam