Dua Harga

Termasuk bentuk jual beli yang dilarang adalah jual beli dengan dua harga dalam satu transaksi.

نَهَى رسولُ اللَّهِ صلى اللَّهُ علَيهِ وسلمَ عَن بيعتينِ في بيعةٍ‏
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang dari jual beli dengan dua akad.(HR Tirmidzi )

Salah satu gambarannya menurut Imam Syafii adalah seorang menawarkan barangnya,
“Ini saya jual padamu. Harganya dua ribu jika kontan atau seribu jika tempo.”
Ini tidak sah, karena mengandung ketidakjelasan dan ketidakpastian.

Imam Shan’ani menyampaikan alasan terlarangnya adalah karena tidak ada ketetapan harga yang disepakati.

Sehingga, jual beli dengan dua pilihan harga ini ada dua macam ;

Pertama, seperti seorang menawarkan barang dengan dua variasi harga antara kontan dan kredit. Lalu si pembeli berkata,

“Ya, saya ambil barang ini, nanti kalau di rumah ada uang, saya akan bayar kontan, namun jika tidak ada, saya akan bayar tempo.” Ini bentuk yang dilarang. Akad terjadi tanpa ada kejelasan harga yang disepakati.

Kedua, dengan penawaran yang sama, si pembeli berkata,
“Iya, saya ambil kontan.”
Atau ia berkata,
“Iya, saya pilih bayar tempo saja”

Di sini akad terjadi setelah ada keputusan harga yang ia pilih, entah kontannya ataupun temponya. Ini bentuk yang dibolehkan.

Wallahu a’lam.

Sumber : Raudhatul Mutanazih